Pameran

10 bahan kemasan dunia yang dapat dimakan

Mar 19, 2019 Tinggalkan pesan

10 bahan kemasan dunia yang dapat dimakan

Kami adalah perusahaan percetakan besar di Shenzhen Cina. Kami menawarkan semua publikasi buku, pencetakan buku hardcover, pencetakan buku papercover, notebook hardcover, pencetakan buku sprial, pencetakan buku pelana stiching, pencetakan buklet, kotak kemasan, kalender, semua jenis PVC, brosur produk, catatan, buku anak-anak, stiker, semua jenis produk pencetakan warna kertas khusus, permainan kartu dan sebagainya.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi

http://www.joyful-printing.com. Hanya ENG

http://www.joyful-printing.net

http://www.joyful-printing.org

email: info@joyful-printing.net


Dengan inovasi teknologi pengemasan, bahan kemasan yang dapat dimakan telah terdaftar, dan telah diterima dengan baik oleh industri. Artikel ini memuat 10 bahan yang bisa dimakan yang tersedia di dunia:


1. Film kemasan yang dapat dimakan protein kedelai: Film kemasan ini berhasil dikembangkan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Frederick F. Shi. Ini memiliki banyak keuntungan, seperti menjaga kelembaban dan mencegah oksigen masuk, serta memastikan rasa asli makanan berlemak. Ini memiliki nilai gizi tinggi setelah dikonsumsi dan mudah ditangani, sepenuhnya memenuhi persyaratan lingkungan. Efek uji coba sangat baik.


2. Film kemasan yang dapat dimakan Chitosan: Film kemasan ini berhasil diproduksi oleh American Agricultural Research Institute, terutama digunakan untuk kemasan makanan buah dan sayuran. Ini menggunakan chitosan ekstrak kerang sebagai bahan baku utama. Menggabungkan kitosan dengan asam laurat menghasilkan film yang dapat dimakan seragam dengan ketebalan hanya 0,2-0,3 mm. Buah atau potongan buah yang sudah dikupas (balok) dikemas dengan film pengemas, yang memiliki efek pengawetan yang baik.


3. Protein, asam lemak, pati kemasan film yang dapat dimakan: Film kemasan ini berhasil dikembangkan oleh University of Wisconsin. Fitur utamanya adalah bahwa rasio protein, asam lemak dan pati yang berbeda dapat dikombinasikan untuk menghasilkan film yang dapat dimakan dengan sifat fisik yang berbeda sesuai dengan kebutuhan yang berbeda. Semakin besar molekul asam lemak dari film kemasan, semakin baik ketahanan terhadap hilangnya kelembaban.


4. Film protein yang tahan air: Film kemasan ini berhasil dikembangkan oleh Institut Penelitian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang. Sangat cocok untuk menutupi makanan pati yang diperluas. Film ini adalah bahan kemasan baru yang dapat menggantikan styrofoam dan kekuatannya sebanding dengan film sintetis untuk kemasan makanan umum. Karena komponen utamanya adalah jagung, ia memiliki kemampuan terurai secara hayati dan tidak mencemari lingkungan.


5. Pembungkus yang dapat dimakan yang terbuat dari ampas kacang: Pembungkus yang dapat dimakan ini baru-baru ini diperkenalkan oleh perusahaan Jepang. Ini sangat cocok untuk mie makanan cepat saji. Karakteristiknya adalah ia larut dengan air panas dan tidak perlu merobek paket, yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki nilai gizi tertentu.


6. Wadah pengemasan yang dapat dimakan: Wadah ini dikembangkan dan diproduksi oleh Queensland Potato Chip Containers, Australia. Ini terutama digunakan untuk kemasan keripik kentang. Dalam proses produksi percobaan, meniru teknologi pengolahan keripik kentang, menambahkan rasa berasap, saus, ayam, dan rasa yang berbeda seperti asam, asin dan pedas untuk memenuhi selera konsumen yang berbeda. Wadah tersebut dengan cepat digunakan di 45.000 gerai keripik kentang Australia, dan juga menarik perhatian dunia. Sekarang peralatan produksinya telah memasuki pasar AS.


7. Film kemasan protein jagung (kertas, pelapis): Film kemasan ini berhasil dikembangkan oleh Cina. Ini terutama digunakan untuk pengemasan dan pelapisan kotak makanan cepat saji dan makanan berminyak lainnya. Film ini adalah bahan kemasan yang disintesis dari kertas dan protein jagung. Itu tidak bisa dibasahi oleh minyak, dan itu tidak akan mengubah sifat-sifatnya jika dimasukkan ke dalam wajan.


8. Kertas pembungkus film atau protein dilapisi (wadah): Kemasan ini juga berhasil dikembangkan oleh Cina. Ini tidak beracun dan mudah ditangani dan dapat menahan suhu dan kelembaban tertentu. Pembungkus atau wadah adalah film yang diperoleh dengan melarutkan lak atau protein, diperoleh dengan proses khusus, atau pembungkus atau wadah kemasan yang dilapisi pada karton atau wadah kertas dengan proses pelapisan.


9. Jagung pati alginat atau film kemasan komposit kitosan (kertas): Dua film kemasan ini (kertas) berhasil dikembangkan oleh Cina. Mereka dapat digunakan untuk buah-buahan yang diawetkan, kue, sup mie instan dan makanan enak lainnya. Kemasan batin. Fitur utamanya adalah kekuatan tarik dan perpanjangan yang tinggi, dan tahan air yang baik. Dua film pengemasan (kertas) direndam dalam air mendidih selama lebih dari 10 menit, dan kinerjanya hampir tidak berubah. Kedua jenis film pembungkus (kertas) ini terbuat dari pati jagung sebagai bahan dasarnya, masing-masing menambahkan natrium alginat atau kitosan, dan kemudian menambahkan sejumlah plasticizer, tackifier, pengawet, dan diproses dengan proses khusus.


10. Kertas pembungkus berlapis bio-perekat: Kertas pembungkus jenis ini juga berhasil dikembangkan oleh Cina. Wadah pengemasan yang terbuat dari pembungkus berlapis semacam itu dapat digunakan dalam kemasan makanan cepat saji atau makanan yang membutuhkan paparan suhu dan kelembaban tertentu. Ini adalah pembungkus berlapis kedap air dan tahan minyak yang diperoleh dengan cara melapisi (atau menyemprotkan) karet yang disiapkan dengan jumlah khusus dari tepung kanji dan lem tulang, dengan sejumlah aditif tertentu.

Kirim permintaan