Smithers memperkirakan bahwa pasar kertas khusus akan tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,1%.
Menurut data dari Smithers, sebuah lembaga terkemuka di industri kertas dan kemasan global, total konsumsi kertas khusus diperkirakan akan mencapai 28,1 juta ton pada tahun 2025. Berbagai faktor persaingan akan mendorong total konsumsi hingga 31,3 juta ton pada tahun 2030, setara dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 2,1% selama lima tahun ke depan.
Laporan pasar terbaru Smithers, “Masa Depan Kertas Khusus: Hingga 2030,” menelusuri tren konsumsi dan teknologi dari 45 jenis kertas khusus independen secara global, berdasarkan wilayah dan negara.
Kertas kemasan fleksibel menjadi semakin penting bagi industri. Permintaan kertas kemasan berpelapis satu-sisi tumbuh paling cepat, dan saat ini menyumbang sekitar setengah penjualan global. Selama periode perkiraan, penjualan kertas kemasan-satu lapis juga diperkirakan akan meningkat; Amerika Serikat akan menyelesaikan konversi beberapa mesin kertas, sementara Tiongkok akan membawa mesin-mesin baru ke dalam produksi.
Mengganti plastik dengan kertas di sektor pengemasan memerlukan pengembangan pelapis fungsional dan pelapis penghalang yang berkinerja lebih tinggi. Sebagian besar perusahaan yang aktif di bidang ini berinvestasi pada bahan kimia pelapis baru, substrat canggih, dan metode inovatif untuk mengaplikasikan bahan penghalang. Selain pelapisan, penggunaan nanoselulosa untuk meningkatkan kinerja substrat dan pelapis juga menjadi semakin umum.
Persyaratan peraturan memberikan insentif baru bagi merek untuk beralih dari plastik ke kertas, namun hal ini juga menimbulkan tantangan bagi produsen kertas khusus. Misalnya, peraturan baru yang dirancang untuk daur ulang akan memerlukan pengawasan tambahan terhadap bagaimana kertas berlapis dan kertas logam dapat didaur ulang secara efektif.
Kertas cetak tetap menjadi bagian penting dari pasar secara keseluruhan: meskipun prospeknya secara umum suram, kertas termal dan kualitas buram yang ringan diperkirakan akan mencapai pertumbuhan penjualan tambahan yang kuat.
Ketika permintaan meningkat, pabrik kertas khusus berinvestasi pada peralatan generasi berikutnya. Pemasok bahan kimia besar telah memperkenalkan sistem kontrol cerdas untuk mengelola-tingkat penambahan, proses-pengaktifan, dan penghentian pada mesin kertas, sehingga meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Teknologi pelapisan tirai terus berkembang, sehingga memungkinkan penerapan beberapa pelapis fungsional menggunakan satu mesin.
Kawasan Asia-Pasifik, khususnya Tiongkok, menjadi fokus produksi kertas khusus dan penjualan mesin kertas baru, dengan perkiraan tingkat pertumbuhan gabungan tahunan jauh di atas rata-rata global. Wilayah ini saat ini menyumbang 46,0% dari output global, dan pangsanya diperkirakan akan meningkat menjadi 48,7% pada akhir dekade ini, sementara permintaan di India juga meningkat.

