Menggunakan AI secara cerdik untuk memecahkan masalah bayangan, batas, dan posisi dalam desain kotak anggur-sangat praktis!
Adobe Illustrator (selanjutnya disebut "AI") adalah perangkat lunak-standar industri untuk ilustrasi vektor yang digunakan dalam penerbitan, multimedia, dan gambar online. Sebagai alat grafik vektor yang hebat, perangkat lunak ini banyak digunakan dalam merancang dan memproduksi materi cetak (seperti pamflet dan brosur). Namun, beberapa masalah mungkin muncul selama penggunaan, yang dapat diselesaikan dengan bantuan fitur lain. Dalam artikel ini, saya akan menggunakan tiga contoh dari-kasus nyata dalam merancang dan memproduksi kotak minuman keras untuk menjelaskannya.
Masalah Bayangan Gambar
Saat mendesain kotak minuman keras tertentu, Anda perlu menambahkan bayangan hitam di kanan bawah gambar untuk menciptakan efek tiga-dimensi, menyorot fitur produk, dan menciptakan dampak visual tertentu. Anda dapat membuat efek bayangan ini di AI atau PS, tetapi membuatnya di PS lebih rumit, sehingga umumnya digunakan AI.
Pertama, pilih objek target, lalu pilih Effect → Stylize → Drop Shadow dari menu. Masukkan data yang relevan di-jendela pop-up, dan Anda akan mendapatkan efek bayangan hitam yang mengarah ke kanan bawah. Dalam hal pencetakan batch, Anda biasanya memerlukan tata letak besar yang menggabungkan dua kotak minuman keras untuk menghemat kertas dan proses pencetakan. Saat menggabungkan dua kotak, Anda perlu memutar kotak lainnya 180 derajat, yang menyebabkan masalah: bayangan gambar pertama masih mengarah ke kanan bawah, namun bayangan hitam dari gambar yang diputar tidak ikut berputar. Dalam hal ini, setelah membuat bayangan hitam yang benar, pilih bayangan tersebut, lalu klik Menu → Objek → Perluas Tampilan. Dengan begitu, saat menyusun tata letak, jika gambar lain perlu diputar 180 derajat atau sudut lainnya, arah bayangan akan berubah (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1).
Gambar 1: Efek bayangan yang salah (kiri) vs. efek bayangan yang benar (kanan)
Masalah batas gambar
Saat mendesain kotak anggur, Anda perlu meletakkan gambar berbingkai di bagian depan kotak. Pertama, gambar persegi panjang di AI, atur ketebalan tepi persegi panjang, lalu tempatkan gambar di dalam persegi panjang. Ini menciptakan gambar berbingkai.
Namun, selama tata letak, gambar depan harus menonjol, jadi Anda dapat menyesuaikan ukurannya berdasarkan estetika visual. Artinya, gambar berbingkai yang sama di sisi kotak harus lebih kecil dari gambar depannya. Karena gambar depan dan samping sama, orang sering kali hanya memperkecil gambar depan secara proporsional untuk gambar sampingnya. Namun setelah penskalaan, ketebalan tepian tidak berubah. Solusinya pilih dulu bordernya, lalu masuk ke Effect → Object → Path → Outline Stroke. Ini mengubah ketebalan tepi menjadi bentuk vektor, jadi ketika Anda memperkecil gambar samping secara proporsional, ketebalan tepi juga akan diskalakan dengan benar (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2).

Gambar 2: Efek batas yang salah (atas) vs. efek batas yang benar (bawah)
Masalah Posisi Pola
Saat merancang dan membuat kotak anggur, permukaan tampilan tidak hanya harus terlihat bagus dan memiliki proporsi yang tepat, namun fitur produk juga perlu ditonjolkan untuk menciptakan efek visual yang mencolok. Oleh karena itu, diperlukan teknik finishing yang berbeda pada permukaan kotak wine, dan setiap permukaan menggunakan efek yang berbeda. Misalnya, bagian depan dapat menggunakan efek lem kristal tercetak-layar berpola, sedangkan bagian samping dapat memiliki-efek layar skala penuh-efek kepingan salju yang tercetak penuh. Saat membuat pola-cetakan layar dalam AI, mengubah desain menjadi grafik vektor dapat membuat file menjadi sangat besar. Mengonversinya menjadi bitmap PS juga memerlukan tingkat presisi tertentu, dan menyematkannya kembali ke AI tetap menghasilkan ukuran file yang besar. Jadi, ketika membuat pola berulang, fitur edit pola di AI sering digunakan.
Pertama, buatlah pola vektor dengan dimensi berdasarkan ukuran yang Anda inginkan, pastikan saat digerakkan, ujung-ujungnya dapat sejajar dengan sempurna. Kemudian pilih polanya, masuk ke menu dan pilih Objek → Pola → Edit Pola. Dalam dialog pop-up, masukkan dimensi yang diinginkan atau sesuaikan jarak secara visual untuk mendapatkan efek yang Anda inginkan. Setelah dikonfirmasi, pola kecil akan muncul di panel carikan dan bisa langsung digunakan untuk mengisi layout depan. Namun, saat mengisi dua pola depan, Anda mungkin memperhatikan bahwa posisinya berbeda. Pada titik ini, Anda perlu menggunakan satu pola sebagai referensi dan menggerakkan pola lainnya agar sesuai dengan posisinya.
Untuk melakukan ini, pilih polanya, buka Objek → Transformasi → Pindahkan, masukkan nilai dalam dialog, dan klik Salin dan OK. Anda mungkin menemukan bahwa pola yang disalin masih tidak selaras. Solusinya pilih polanya lagi, masuk ke Object → Transform → Move, masukan nilainya, lalu centang Transform Objects dan Transform Patterns, lalu klik Copy dan OK lagi. Pola yang disalin sekarang akan sejajar sempurna (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3).

Gambar 3 Efek penyalinan salah (atas) dan efek penyalinan benar (bawah)

